SOUVENIR-FLASHDISK.COM – Media sosial Indonesia baru-baru ini dihebohkan dengan sebuah video viral yang memperlihatkan kartu uang elektronik atau e-Toll tidak dapat digunakan di Gardu Tol Otomatis (GTO). Video tersebut diunggah melalui akun TikTok @campercar.id dan memperlihatkan mesin menunjukkan tarif Rp 71 ribu, namun kartu terbaca expired karena durasi perjalanan yang terlalu lama.
Dalam rekaman video tersebut, pemilik akun menuliskan bahwa kejadian bermula ketika dirinya ketiduran di rest area karena kelelahan menempuh perjalanan antarprovinsi. Akibatnya, sistem membaca kartu telah kedaluwarsa karena waktu tempuh di dalam tol melebihi batas durasi yang ditentukan.
Fenomena ini memicu berbagai reaksi dari warganet yang sebagian besar merasa bingung dan baru mengetahui bahwa uang elektronik memiliki masa berlaku di dalam tol. Beberapa netizen bahkan membagikan pengalaman serupa saat terjebak dalam situasi yang sama karena kelelahan atau kemacetan.
Menanggapi kehebohan tersebut, pihak pengelola jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait sistem monitoring tersebut. Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, menegaskan bahwa kartu yang ‘expired’ bukan berarti tidak bisa digunakan selamanya.
Mengapa e-Toll Bisa Terbaca Expired di Gerbang Tol?
Banyak pengguna jalan tol yang bertanya-tanya mengapa sebuah kartu pembayaran elektronik bisa mengalami kendala teknis setelah berada di dalam jalan tol terlalu lama. Faktanya, hal ini berkaitan dengan sistem monitoring operasional yang diterapkan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mengevaluasi lalu lintas.
Sistem ini dirancang untuk memantau durasi perjalanan kendaraan sejak masuk hingga keluar dari ruas tol tertentu secara otomatis. Ketika durasi perjalanan melampaui batas waktu yang telah ditetapkan, maka sistem di GTO secara otomatis akan menolak kartu tersebut.
Penting untuk dipahami bahwa penerapan batas waktu ini berbeda-beda di setiap ruas jalan tol di Indonesia, menyesuaikan dengan panjang jalan dan karakteristik operasionalnya. Sebagai contoh, di ruas tol Purbaleunyi, pihak pengelola menetapkan batas maksimal durasi perjalanan selama empat jam bagi pengguna jalan.
Apakah Saldo Uang Elektronik Akan Hangus?
Kekhawatiran utama para pengguna adalah apakah saldo yang tersimpan di dalam kartu akan hilang atau terpotong akibat kejadian ‘expired’ tersebut. Dwimawan Heru secara tegas membantah anggapan bahwa uang elektronik menjadi tidak aktif atau saldo di dalamnya akan hangus.
Beliau menjelaskan bahwa kartu tersebut tetap dalam kondisi normal dan saldonya pun tetap aman tanpa ada potongan sama sekali. Kartu hanya mengalami kendala saat digunakan di mesin otomatis (GTO) di gerbang keluar karena sistem mendeteksi adanya anomali durasi perjalanan.
Dalam situasi ini, pengguna jalan tol tidak perlu merasa panik karena kartu tersebut tetap bisa digunakan dengan bantuan petugas di lapangan. Pembayaran dapat diselesaikan secara manual melalui mesin EDC yang disediakan oleh petugas di luar gerbang tol.
Prosedur Manual Saat Kartu Tidak Terbaca
Jika Anda mengalami kondisi di mana kartu e-Toll terbaca expired atau tidak bisa digunakan di GTO, langkah pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Segera tekan tombol bantuan atau klakson untuk meminta bantuan petugas yang berjaga di sekitar gerbang tol.
Petugas akan datang untuk membantu memproses transaksi secara manual menggunakan mesin EDC yang sudah tersedia di gardu. Setelah proses verifikasi selesai, Anda dapat membayar tarif tol seperti biasa dan melanjutkan perjalanan tanpa kendala tambahan.
Kejadian ini merupakan pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan tol agar lebih memperhatikan durasi perjalanan, terutama bagi mereka yang sering beristirahat di rest area. Meskipun hal ini tidak merugikan saldo, memahami prosedur ini akan membantu menghindari kepanikan dan antrean panjang di gerbang keluar tol.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Mengapa kartu e-Toll bisa terbaca expired di gerbang tol?
Kartu e-Toll terbaca expired karena sistem monitoring jalan tol mendeteksi bahwa durasi perjalanan kendaraan dari masuk hingga keluar gerbang melebihi batas waktu maksimal yang telah ditetapkan oleh pengelola jalan tol.
Apakah saldo e-Toll akan hilang atau terpotong jika kartu terbaca expired?
Tidak, saldo e-Toll Anda tidak akan hilang atau terpotong. Kartu hanya tidak dapat diproses di mesin GTO, namun tetap bisa digunakan untuk transaksi manual melalui bantuan petugas.
Apa yang harus dilakukan jika kartu e-Toll tidak bisa digunakan saat keluar tol?
Anda cukup meminta bantuan petugas dengan menekan tombol bantuan atau memberikan tanda kepada petugas di gardu tol. Petugas akan memproses pembayaran Anda secara manual menggunakan mesin EDC.
Apakah setiap ruas tol memiliki batas waktu perjalanan yang sama?
Tidak, setiap ruas jalan tol memiliki ketentuan batas waktu yang berbeda-beda, disesuaikan dengan panjang ruas jalan dan kebijakan operasional masing-masing pengelola jalan tol. Contohnya, tol Purbaleunyi menetapkan batas maksimal 4 jam.

